"Mudah-mudahan berumur panjang sampai dia (Ahok) mendapat rompi oranye untuk mempertanggungjawabkan apa yang dia lakukan," kata Fadli di Gedung DPR RI, Kamis (14/4).
Fadli berpendapat, Ahok berhalusinasi dengan menyebut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak menyampaikan data asli investigasi pembelian lahan RS Sumber Waras ke KPK. Hal itu diutarakan Ahok sebelum dimintai keterangan KPK, Selasa (12/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Ahok dilaporkan ke KPK atas kasus jual beli tanah RS Sumber Waras. Dia dituding menyebabkan kerugian negara ratusan miliar.
BPK menaksir ada kerugian negara sebanyak Rp191 miliar. Dalam laporannya, BPK meminta Ahok membatalkan pembelian.
Namun Ahok tetap ngotot membeli lahan pembangunan RS Sumber Waras. Dalam dugaan perkara tersebut, Ahok dilaporkan ke KPK karena dituding menyelewengkan pembelian lahan untuk pembangunan rumah sakit pemerintah itu seluas 3,7 hektar.
BPK sendiri menyatakan siap mempertanggungjawabkan audit atas ditemukannya perbedaan harga NJOP tersebut.
Ketua BPK Harry Azhar Aziz mengatakan, keputusan audit BPK sudah final dan sudah melalui prosedur yang sesuai. Jika memang Ahok mengatakan audit BPK tidak benar, maka ia siap digugat di pengadilan.
"Kalau ada ketidakpuasan terhadap pemeriksaan BPK, silakan saja gugat kami di pengadilan," terang Harry ditemui di Jakarta, Selasa (12/4). (bag)