Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, dari penambahan bus ini terdapat 247 bus beroperasi di koridor I yang melayani Jakarta Kota-Blok M. Dari jumlah tersebut 122 adalah bus gandeng.
"Koridor I ini kan jaringan utama dan unggulan, maka kami lakukan penambahan bus di sana," ujar Budi di Kantor PT Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (18/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, kata dia, masyarakat enggan menggunakan angkutan umum lantaran waktu tempuh yang lama. Terlebih selama uji coba penghapusan 3 in 1 justru membuat kemacetan meningkat.
"Kami minta ke Dinas Bina Marga untuk mempersiapkan separator yang memadai khususnya di koridor I," katanya.
Peningkatan pelayanan bus ini, menurutnya, penting agar masyarakat mau beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Selama uji coba penghapusan 3 in 1 dalam sepekan saja, sudah terjadi peningkatan jumlah kendaraan hingga 26 persen.
"Sudah banyak kendaraan pribadi ditumpangi cuma satu orang. Maka dengan penambahan armada ini diharapkan masyarakat mau beralih ke angkutan umum," ucapnya.
(obs)