Peristiwa nahas ini terjadi pada 31 Maret 2016 lalu, ketika Ana dan teman-teman di kelas 3 SDN Mangkang Wetan II Semarang tengah bercanda saling ejek. Ulah usil melangkah pada menarik bangku, dan membuat terjatuh di lantai dengan posisi duduk.
"Saya pas mau duduk, kursi digeser ditarik teman. Saya tidak tahu sehingga jatuh di lantai dengan posisi duduk", ungkap Ana kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang tua langsung membawa Ana ke Rumah Sakit Tugurejo yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Karyadi Semarang karena harus menjalani rawat inap.
Sayangnya, ketika dirawat inap selama 11 hari di Rumah Sakit Karyadi Semarang, pihak Dokter yang menangani meminta Ana pulang ke rumah dan menjalani rawat jalan hingga sekarang.
"Keluarga tidak tahu kenapa disuruh pulang. Dokter tidak beritahu kami apa-apa. Jangan-jangan karena kami miskin", tambah Sukaeni.
Sejak Ana menderita sakit dan mengalami kelumpuhan, rekan-rekan yang berulah usil sempat datang menghampiri Ana di rumah. Orang tua Ana yang berprofesi sebagai buruh serabutan berharap keluarga teman Ana yang telah berulah usil bisa membantu biaya pengobatan Ana.
Ana dan keluarganya kini tinggal di jalan Gotong Royong RT 01/03, Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu, Semarang. (adt)