Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti menyebutkan, ada ketidakcocokkan dari keterangan pelaku dengan saksi. Dari pengakuan pelaku, ia terpaksa membunuh korban, Nur Atikah, secara langsung karena tersulut emosi.
Menurut Khrisna, pelaku juga dalam kondisi sadar saat memutilasi korban. Agus sengaja memutilasi korban untuk menghilangkan jejak. Bahkan pelaku juga sempat membeli gergaji untuk memotong kaki korban karena kesulitan saat menggunakan golok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Agus mengaku menyesal usai membunuh Nur Atikah. Ia pun meminta maaf pada keluarga kekasihnya itu. "Saya mengakui kesalahan saya dan minta maaf pada semua keluarganya termasuk istri dan anak saya," ucap Agus terisak. Ia juga berterima kasih pada kepolisian karena telah memperlakukan dirinya dengan baik tanpa kekerasan.
Kepolisian akhirnya menangkap pelaku mutilasi perempuan hamil, yakni Agus, di sebuah rumah makan Padang Salero Bundo, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (20/4). Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya orang mirip Agus di Surabaya. Agus tega membunuh dan memutilasi lantaran kesal dengan permintaan korban yang ingin segera dilamar.