"Informasi yang ada kemarin Menkopolhukam (Luhut Binsar Pandjaitan) setelah bertemu Menkuham (Yasonna Laoly), Bapak Presiden Jokowi tanggal 23 Mei akan hadir pada pembukaan Munaslub Partai Golkar dan beliau bersedia untuk membuka dan beri arahan," ujar Idrus di Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan, Selasa (26/4).
Menurut Idrus, Munaslub ini menjadi bentuk komitmen Aburizal Bakrie, karena meski secara hukum Munas Bali menang, namun dia tetap berkomitmen terhadap kesepakatan-kesepakatan yang telah dibuat pada Rapimnas yang digelar pada 23 hingga 25 Januari 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah tadi hikmah puasa sudah disampaikan Menteri Yasonna adalah seluruh masalah partai khususnya, bahkan masalah bangsa, sebelum puasa harus sudah selesai. Itu fatwa Pak Menteri tadi, kami patuh itu," katanya.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat DPP Partai Golkar yang sudah mendapatkan surat pengesahan dari Menkumham siang tadi, akan mengadakan rapat pleno yang agendanya membahas persiapan menghadapi Munaslub.
Selain itu, dalam rapat pleno akan dibahas pula materi-materi yang telah disiapkan oleh Steering Committee.
"Tidak ada lagi masalah, seperti dijelaskan Pak Menteri. Komite tidak ada lagi kecurigaan dari luar, tidak ada lagi olah-mengolah. 'Nanti surat Menkuham ada skenario?' Tidak ada skenario, hanya ada satu skenario, yaitu menghadapi Munaslub yang akan datang," ujarnya. (meg/meg)