"Sedikitnya 95 penumpang yang selamat dalam kejadian turbulensi tersebut sudah diberangkatkan menggunakan Garuda Indonesia," kata Sherly Yuanita, Humas PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, Bali, dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sherly memaparkan Bandara Ngurah Rai tidak terganggu akibat insiden turbulensi tersebut. Pasalnya, pihak yang menanggani kejadian itu sudah siaga sebelum pesawat Hong Kong Airlines mendarat kembali di Ngurah Rai.
Pesawat Hong Kong Airlines tipe A332 dengan call sign CRK 6704 dilaporkan mengalami turbulensi hebat saat mengudara di atas Kalimantan dalam perjalanan menuju Hong Kong. Pesawat yang mengangkut penumpang 204 dan 12 kru pun mendarat darurat kembali ke Bandara Ngurah Rai.
Seorang penumpang pesawat Rianto mengaku pihaknya mendengar ada kejadian turbulensi, namun para penumpang tidak merasa terganggu.
"Kelihatannya di Bandara Ngurah Rai berjalan biasa, walau ada dini hari tadi ada kejadian turbulensi yang dialami pesawat Hong Kong Airlines," katanya.
Menurut Kepala BPBD Bali Dewa Made Indra, sebanyak 17 penumpang berkewarganeraan China terluka akibat insiden itu, tiga di antaranya mengalami luka berat. Para korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. (ama/antara)