"Pembebasan ini melalui kerja sama yang baik antara pemerintah Indonesia dan Filipina," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (11/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sela kunjungan kenegaraan ke Indonesia, Almendras juga menghadiri pertemuan trilateral antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, terutama untuk membahas keamanan di wilayah perbatasan dan perairan. Hal ini menyusul terjadinya aksi sandera awak kapal oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan perbatasan Indonesia-Filipina.
Selain keempat WNI, kelompok Abu Sayyaf juga menyandera 10 WNI awak kapal Brahma 12. Namun, mereka telah dibebaskan terlebih dulu pada awal Mei ini. Demi membahas operasi pembebasan kesepuluh awak kapal, Menlu Retno sampai terbang ke Manila.
Kesepuluh WNI awak kapal Brahma 12 tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam aksi sandera yang berlangsung sejak akhir Maret lalu, kelompok Abu Sayyaf sempat meminta uang tebusan sebesar Rp14 miliar sebagai syarat pembebasan sandera. (utd)