Presiden berangkat menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia Satu dan meninggalkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Minggu (15/5), sekitar pukul 09.05 WITA.
Sejumlah pejabat terlihat mengantar Presiden, yakni Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan dan Mensesneg Pratikno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut jadwal, rombongan Presiden RI lepas landas dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada sekitar pukul 09.25 WITA dan akan tiba di Seoul Airbase, Kota Seongnam pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat.
Di Korsel, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Diaspora WNI di KBRI Seoul pada Minggu malam.
Kemudian pada Senin, Jokowi dijadwalkan menemui Presiden Korsel Park Geun-hye membahas sejumlah isu antara lain politik, ekonomi serta sosial dan budaya.
Kamis lalu, Direktur Kerja Sama Asia Timur dan Pasifik Kementerian Kementerian Luar Negeri, Edi Yusup, mengatakan bahwa dalam pertemuan dengan Park, Jokowi juga akan mengangkat isu Semenanjung Korea di tengah memanasnya hubungan Korea Selatan dan Korea Utara pasca uji coba nuklir dan rudal oleh Korut.
Setelah itu, Jokowi dijadwalkan menghadiri pertemuan bisnis one on one dengan dua CEO perusahaan besar Korsel, yaitu Posco Steel dan Lotte Group. Agenda dilanjutkan dengan makan siang bersama 20 pemilik perusahaan terbesar di Korsel. Selain itu, ia juga dijadwalkan bertandang ke forum bisnis yang dihadiri oleh 400 pengusaha dan CEO perusahaan besar di Korsel.
Rombongan Presiden RI akan berada di Korsel hingga tanggal 18 Mei dan melanjutkan kunjungan kerja ke Sochi, Rusia untuk menghadiri KTT ASEAN-Rusia.
Presiden akan berada di Rusia hingga 20 Mei 2016 dan diagendakan tiba kembali di Jakarta pada 21 Mei 2016. (antara)