Setya bisa terpilih secara aklamasi tanpa pemungutan suara putaran kedua karena bakal calon ketum yang menjadi saingan terberatnya yaitu Ade Komarudin menyatakan tak melanjutkan pertarungan melawan Setya.
Ade menyatakan keputusan tersebut diambil setelah berembug dengan rekan-rekan termasuk calon lainnya dan juga dengan tim suksesnya serta dengan Aburizal Bakrie selaku Ketua Dewan Pembina Partai Golkar sekarang ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pemilihan Ketua Umum Golkar Dimulai |
Ade menyatakan akan memberikan dukungan penuh kepada Setya Novanto dan nantinya kepada pengurusnya untuk kebesaran Partai Golkar. “Saya dan istri saya mengucapkan selamat kepada Pak Novanto untuk kebesaran Partai Golkar," ujar Ade yang akrab disapa Akom.
Setya Novanto dan Ade sebelumnya dinyatakan lolos untuk maju dalam putaran kedua pemilihan karena perolehan suara keduanya mencapai 30 persen dari jumlah total pemilik suara dalam Munaslub. (obs)