"Kalau mau bangun opini, nanti mau dikembangin kayak Sumber Waras gitu loh, tapi disuatu pihak saya bersyukur ada reklamasi. Ada mainan baru buat yang fitnah saya, setelah fitnah Sumbar Waras bingung masuknya ngak ketemu," kata Basuki yang dikenal dengan Ahok di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/5).
Ahok menganggap kasus Sumber Waras tak mempan untuk menjatuhkannya. Ahok yakin kasus reklamasi ini juga tak akan berlangsung lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, dalam kasus pengadaan lahan RS Sumber Waras, KPK masih dalam tahap finalisasi penyelidikan. Dalam waktu dekat KPK akan mengumumkan hasil penyelidikan.
Pemprov DKI Jakarta diduga telah merugikan negara. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebut, pembelian lahan itu merugikan negara hingga Rp191 miliar. Belakangan ada perubahan nilai kerugian setelah digelar audit investigasi yakni sebesar Rp173 miliar.
Kerugian terjadi karena ada perbedaan nilai jual objek pajak tanah di jalan Kyai Tapa dengan di Jalan Tomang Utara. BPK menyebut lahan yang dibeli berada di Jalan Tomang Utara yang NJOP-nya lebih rendah dibandingkan di Jalan Kyai Tapa. Namun Pemprov DKI menyebut lahan yang dibeli itu benar berada di Jalan Kyai Tapa bukan Tomang Utara. (pit)