Namun Menteri Pertahanan itu belum mengetahui waktu membahas pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wacana pemberian gelar ini selalu mengemuka jelang Hari Pahlawan, 10 November. Wacana ini kembali menguat setelah Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar di Bali, 14-17 Mei. Partai Golkar merekomendasikan pemberian gelar pahlawan nasional dalam Munaslub.
Tahapan selanjutnya adalah instansi sosial provinsi menyerahkan usulan calon pahlawan nasional kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) yang dipimpin menteri sosial agar usulan diteliti dan dikaji.
Setelah diteliti dan dikaji, Mensos akan menyerahkan usulan ke Presiden Indonesia melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan untuk mendapatkan persetujuan akhir mengenai pemberian gelar pahlawan nasional.
Jika presiden menyetujui usulan itu maka orang tersebut akan dianugerahi gelar pahlawan nasional dalam sebuah upacara yang digelar bersamaan dengan Hari Pahlawan. (sur)