Politikus PDIP Sebut Provokasi Kivlan Zen soal PKI Buat Gaduh

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Kamis, 02/06/2016 11:34 WIB
Politikus PDIP Sebut Provokasi Kivlan Zen soal PKI Buat Gaduh PDIP sebagai partai penguasa, juga politikusnya Ribka Tjiptaning, dituding Kivlan Zen ikut memfasilitasi kebangkitan PKI. Ribka membantah tuduhan itu. (CNN Indonesia/Gilang Fauzi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Junimart Girsang, menyatakan tuduhan Mayor Jenderal Purnawirawan Kivlan Zen terhadap partainya sama sekali tak berdasar. Dia meminta Kivlan berpikir jernih dulu tiap hendak melontarkan ucapan.

“Kalau seseorang mengatakan PKI dengan nada sinis, tentu perlu dipertanyakan ada apa di balik orang ini. Tolong koreksi itu. Janganlah membuat negara ini gaduh dengan isu-isu yang sudah usang begitu,” ucap Junimart di Jakarta.

Kivlan, di sela Simposium Nasional ‘Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan Partai Komunis Indonesia dan Ideologi Lain’ yang digelar di Balai Kartini Jakarta, menuding sejumlah pihak memfasilitasi kebangkitan PKI, mulai pemerintah, media, hingga partai penguasa.


“PDIP, jelas,” kata mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat ABRI itu.

Selain itu, Kivlan juga menyebut nama politikus PDIP Ribka Tjiptaning. “Anak PKI, Ribka Tjiptaning, dia menjadi anggota DPR. Dia terang-terangan bangga sebagai anak PKI masuk DPR.”

Ribka secara terpisah berkata, bukan sekali itu Kivlan melontarkan tudingan kepadanya. Beberapa waktu lalu, ujarnya, Kivlan juga pernah mengucapkan hal yang sama.

“Oh si Jenderal dari dulu begitu. Waktu di Sukabumi juga ngomong begitu, dan dia sudah minta maaf kok sama saya dan partai," kata Ribka, Kamis (2/6).

Anggota Komisi IX DPR RI itu mengaku tak memahami tudingan Kivlan. Ia berkata, PKI pada zaman dulu adalah partai legal meski saat ini telah dilarang. Keturunan tokoh PKI, ujar Ribka, pun tak dilarang untuk berpolitik praktis.
Ribka mengatakan masuk ke PDI Perjuangan sejak lama. Karier politiknya, ujar dia, dimulai dari bawah di tingkat ranting.

Ribka menegaskan, dia sama sekali tidak sedang menghidupkan kembali PKI karena waktunya tersita oleh kesibukan partai.

“Di PDI Perjuangan aku ditugasi Mbak Megawati untuk masalah sosial dan waktuku sudah tersita banyak. Kok disebut mau bikin PKI. Aku kerja di bidang sosial lalu selalu dikaitkan dengan ideologi komunis, lucu,” ujar Ribka.

Perempuan itu berayahkan Raden Mas Soeripto Tjondro Saputro yang diduga salah satu anggota Biro Khusus PKI, namun tak masuk jabatan struktural PKI.

Ribka mempersilakan Kivlan berkomentar apapun tentangnya. Dia menganggap hal itu kampanye gratis yang bakal membuat popularitasnya sebagai legislator naik.
(agk)