Pihak Pertamina pun akan langsung menutup bagi SPBU yang mencoba menimbun maupun melakukan kecurangan dalam takaran.
"Akan langsung kita tutup. Tidak pakai teguran atau peringatan. Kami tidak main-main soal takaran BBM, kalau ada kecurangan, kita langsung bertindak bersama aparat Kepolisian", ungkap General Manager PT Pertamina MOR IV Semarang Kusnendar kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat tidak perlu takut. Laporkan ke kami langsung jika ada SPBU yang menimbun. Pihak kami sendiri sudah membentuk Satgas untuk memantau dan mengawasi", tambah Kusnendar.
Bagi pengguna kendaraan atau pemudik yang dalam kondisi darurat membutuhkam BBM, Pertamina telah menyiapkan BBM Kemasan. Selain itu, disiapkan pula SPBU kantong, yakni SPBU dengan truk tanki yang siap mengantar pasokan BBM di daerah rawan padat kendaraan saat arus mudik.
"Ada SPBU kantong di beberapa area seperti Purwokerto, Bumiayu, Ajibarang, Selatan itu antara Buntu, Sukoharjo, biasanya sampai Kutoarjo. Penempatannya sekitar H-7 atau H-5, sambil melihat situasi," ujar Kusnendar. (pit)