Jika ingin menggunakan jalur parpol, tiga partai, yaitu Hanura, NasDem, dan Golkar, sudah mendeklarasikan dukungan. Gabungan partai itu pun lebih dari cukup untuk memuluskan langkah Ahok, saapan Basuki, berlomba mendapatkan kursi nomor satu di Jakarta.
Di sisi lain, relawan Teman Ahok pun hanya kurang 18.755 Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari target 1 juta KTP. Padahal syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan telah terlewati, yaitu 750 ribu KTP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tentu akan berfikir rasional. Kami juga akan menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Ahok. Selama ini kami tidak pernah memaksakan segala sesuatu, bahkan untuk wakil pun kami serahkan kepada pilihan Pak Ahok," kata Amalia kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/6).
Lihat juga:Teman Ahok Tetap Fokus Jalur Perseorangan |
Teman Ahok pun menyambut baik dukungan Partai Golkar terhadap Ahok. Amalia mengapresiasi dukungan Golkar tersebut karena tidak mendikotomikan antara partai politik dan perseorangan.
"Apalagi sebelumnya Pak Nusron (Wahid) sudah berkunjung ke Sekretariat Teman Ahok. Saat ini Teman Ahok dan Golkar satu visi. Kami ingin agar Pak Ahok bisa melanjutkan kepemimpinan di Jakarta," kata Amalia.
"Saya pikir terserah Teman Ahok ya, saya mah orangnya oke saja kok," ujar Ahok.
Ahok pun meminta ketiga partai tersebut untuk berunding dengan Teman Ahok untuk menentukan jalur yang akan dipilih.
"Makanya saya bilang, tiga partai pendukung ini sekarang tunggu Teman Ahok dapat satu juta (KTP) ya kalian berembuk lah," kata Ahok
Sebelumnya, Ahok dengan lantang dan mantap berkata akan maju lewat jalur independen lantaran tidak ingin mengecewakan Teman Ahok yang sudah bersusah payah mengumpulkan KTP sebagai syarat maju calon perseorangan. (rel)