"Dari komentar sejumlah partai aklamasi (pilih Tito)," kata Desmond di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/6).
Namun, aklamasi tidak akan terjadi jika ada perubahan dari pemimpin partai dalam melihat sosok Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak menghalangi karir seseorang, kami hanya akan bertanya tentang persoalan apa yang dikerjakan dia untuk kepentingan dan berikan rasa aman untuk masyarakat," jelasnya.
"Masyarakat tentu tidak mengharapkannya, harusnya Tito menjadi wasit," ujarnya.
Komisi III, hari ini, mulai melaksanakan rangkaian uji kepatutan dan kelayakan terhadap calon Kapolri Komjen Tito Karnavian, dengan melakukan penelusuran rekam jejak. Komisi III akan melibatkan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Komisi Pemberantasan Korupsi dan Komisi Kepolisian Nasional.
Proses uji kepatutan dan kelayakan, akan berlanjut pada besok Rabu (22/6) dengan mengunjungi kediaman Tito, dan sekaligus mengagendakan buka puasa bersama.
Sedangkan Kamis (23/6), Komisi III akan menyelenggarakan fit and proper test pukul 10.00 WIB dan diperkirakan akan selesai pukul 16.00 WIB sore. Malam harinya, pukul 20.00 WIB Komisi III, akan mengambil keputusan.