Senior Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daop 1 Bambang S Prayitno mengklaim bahwa jumlah penumpang untuk mudik Lebaran yang terdapat sampai siang ini masih di bawah jumlah penumpang saat hari biasa. Standar jumlah penumpang saat hari biasa tercatat 18 ribu jiwa.
"Hari ini masih di bawah standar jumlah penumpang di hari biasanya," ujarnya di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Minggu (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Bambang mengaku jumlah penumpang diperkirakan hingga pukul 14.00 WIB ini akan alami peningkatan saat keberangkatan sore dan malam hari.
Berdasarkan catatan yang ia miliki, rute perjalanan yang paling banyak diikuti penumpang adalah tujuan Jawa Tengah, Surabaya dan Semarang.
Penambahan Rangkaian
Kereta Kertajaya tujuan Surabaya dan dan Kereta Tawang Jaya tujuan Semarang memiliki rangkaian tambahan. Masing-masing dari kereta tersebut berjumlah 16 rangkaian dari sebelumnya hanya delapan rangkaian.
Bambang menjelaskan, penambahan rangkaian ini dikarenakan Semarang dan Surabaya merupakan daerah yang paling banyak dituju oleh pemudik.
"Iya kebanyakan memang menuju ke Semarang dan Surabaya," ujarnya.
Biasanya, kereta perjalanan jauh ini hanya berkisar tujuh sampai delapan rangkaian. Namun tahun ini memang sengaja ditambah untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.
Walau tak banyak, Bambang mengakui sejauh ini penambahan rangkaian kereta tersebut cukup membantu.
"Kereta panjang ini memang membantu, tapi memang masih terbatas pada kereta tujuan Semarang dan Surabaya," tambahnya (pit)