"Anwar baru saja diserahkan hari ini juga kami pindahkan ke Lapas Kelas I Cipinang dengan pengamanan khusus," kata Kepala Rutan Salemba Satrio Waluyo di Polda Metro Jaya.
Rencananya di LP Cipinang nanti, Anwar akan menempati sel isolasi, terpisah dengan para narapidana lain. Sel isolasi itu merupakan ruang berukuran 2x3 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menyerahkan, Budi berharap kaburnya narapidana bersama keluarga yang menjenguk tak terulang lagi. Salah satu caranya dengan tidak membedakan antara penjenguk pria dangan wanita dalam hal pemeriksaan sidik jari.
Budi juga berharap jumlah personel pengamaman di penjara ditambah dan ada prosedur standar dalam pengamanan jam besuk."Jumlah tahanan di rutan Salemba telah melewati jumlah batas yang seharusnya, dan perbandingan tahanan dengan personel tidak proporsional," kata Budi.
Ia juga merekomendasi dibentuknya satuan khusus untuk mengamankan tahanan yang berpindah tempat, serta satuan khusus untuk mengejar tahanan yang kabur.
Anwar kabur dari Rutan Salemba dengan bantuan istrinya, Ade Irma Suryani yang menjenguknya. Anwar bisa keluar penjara dengan menyamar menjadi perempuan yang mengenakan gamis, jilbab, kaca mata dan dan lipstik. Ia berpenampilan seperti wanita dan membaur bersama para penjenguk.
Atas perkara ini, istri Anwar sudah jadi tersangka. Namun ia tidak ditahan dan hanya dikenakan wajb lapor saat berkasnya dalam proses penyidikan.
Anwar merupakan narapidana kasus pemerkosaan dan pembunuhan seorang pelajar. Setelah memperkosa, Anwar membuang jasad bocah tersebut di sebuah kebun di kawasan di Jasinga, tak jauh dari lokasi dia ditangkap setelah kabur dari Rutan Salemba. Majelis Hakim menjatuhi hukuman seumur hidup terhadap Anwar atas perbuatan pembunuhan dan pemerkosaan tersebut. (sur)