Ia berkata, masyarakat tidak sepatutnya menempatkan kepolisian sebagai bagian dari kartel perdagangan narkotik. "Itu persangkaan yang keliru," ujarnya, Rabu (10/8).
Boy menuturkan, dalam pengungkapan kasus narkotik, kepolisian mempunyai operasi yang diistilahkan sebagai control delivery. Pada operasi itu, Polri mengawal oknum yang diduga menyelundupkan narkotik sampai ke tempat tujuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi mohon tidak terjebak dengan kata kekuatan besar," tutur Boy.
Menurutnya, indikasi itu dapat dibuktikan lewat kesaksian bandar sekaligus terpidana mati Fredi Budiman yang dipublikasikan oleh Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar.
Sebagai bukti, Soleman pun mencontohkan kejadian pada 2012 di Pelabuhan Tanjung Priok. Dia curiga, oknum pegawai Bea Cukai punya andil dalam memuluskan penyelundupan narkotik yang dilakukan Fredi dari China.