Langkah tersebut merupakan respon atas instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta kepolisian mengantisipasi permasalahan karhutla.
Tujuh kapolda itu adalah Kapolda Riau Brigjen Supriyanto, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Djoko Prastowo, Kapolda Jambi Brigjen Yazid Fanani, Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Musyafak, Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Erwin Triwanto, Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Fahrizal, dan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pagi tadi, Presiden Jokowi menginstruksikan percepatan pencegahan karhutla menyusul tingginya curah hujan saat ini.
Jokowi menuturkan Agustus hingga Oktober akan menjadi bulan kritis bagi pemerintah. Ia meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Polri, TNI, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana guna mencegah penyebaran titik api sedini mungkin.
"Kalau diselesaikan lebih awal saya kira akan sangat bagus. Sebelum nantinya ribuan itu penanganannya sangat sulit," kata ucapnya.