Inspektur Pengawasan Umum Polri, Komisaris Jenderal Dwi Priyatno memberikan sambutan tertulis pada upacara peresmian status itu. Dwi menulis, Markas Besar Polri juga akan segera memperbarui status sejumlah kepolisian daerah lainnya.
"Peningkatan ini nanti akan diikuti polda lainnya," ucap Dwi seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan pangkat itu didapatkan Kapolda Kalbar Inspektur Jenderal Musyafak dan Wakil Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal Iriyanto.
Menurut Suhadi, status baru Polda Kalbar akan berdampak langsung pada pelayanan dan tugas kepolisian itu. Kuota penerimaan calon polisi di Polda Kalbar juga akan meningkat.
"Peningkatan tipologi tersebut tentunya akan dibarengi dengan peningkatan jumlah personel," kata dia.
Lihat juga:Jokowi Minta Polri Hilangkan Ego Sektoral |
Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar ketika itu mengatakan, pertimbangan kenaikan status tiga polda itu adalah beban kerja yang meningkat dan perkembangan demografi wilayah.
"Apabila tidak dilakukan perubahan, dampak perubahan ekstrenal dengan kinerja tidak berimbang dan tidak liniar dengan tantangan dan tugas," ucapnya.
Hingga saat ini, polda yang berstatus tipe A adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.
Sementara itu, Polda Metropolitan Jakarta Raya adalah satu-satunya polda yang berstatus A plus.
Lihat juga:Cerita Empati Polisi dan Gas Air Mata |