"Bayangkan wilayah Indonesia kan luas. Enam kapal Itu enggak cukup," kata Wiranto saat ditemui usai rapat koordinasi dengan Kepala Bakamla di Jakarta, Selasa (30/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski belum bisa cover (laut) dengan apa yang mereka (Bakamla) miliki, paling tidak langsung bisa bantu untuk koordinasikan kekuatan-kekuatan di laut untuk mengamankan keamanan nasional," kata Wiranto.
Bakamla dibentuk dua tahun lalu sejak disahkannya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, dan diperkuat dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 178 Tahun 2014 tentang Badan Keamanan Laut. Awalnya lembaga ini bernama Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) yang berdiri pada 1972.
Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki berbagai persoalan keamanan laut. Mulai dari masalah pencurian ikan, transportasi laut, serta penculikan di perairan teritorial antar negara. Semua persoalan itu menjadi tugas Bakamla. (sur)