Meski demikian, saat ditanya soal besaran harta dan aset yang dilaporkan ke KPK, ia enggan membeberkannya. "Saya tidak menghitung. Tadi sudah diserahkan," ujar Muhadjir di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (31/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih konsultasi. Belum ada langkah. Tapi sudah minta petunjuk, saran, terutama aspek pencegahan," ujarnya.
Soal konsultasi, Laode mengaku, KPK telah memberi masukan kepada Muhadjir berkaitan dengan penggunaan anggaran di Kemendikbud.
Ia berkata, anggaran di Kemndikbud merupakan yang terbesar dibanding Kementerian lain. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus agar penggunaan anggaran bisa terhindar dari praktik korupsi.
"Anggaran pendidikan sangat besar. KPK berdiskusi banyak bagaimana pemanfaatan anggaran itu tepat sasaran, efektif, efisien, dan menutup semua lobang korupsi yang terjadi," kata Laode.
Muhadjir ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Mendikbud menggantikan Anies Baswedan dalam perombakan kabinet beberapa waktu lalu.
Sebelum menjadi Menteri, Muhadjir pernah menjadi Rektor Universitas Muhammadiyah Malang. Selama ini, Muhadjir dikenal sebagai seorang pengajar. (sur)