Rizal Ramli menjelaskan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak memiliki rekam jejak yang bagus. Oleh sebab itu, dia meminta Jokowi dan Luhut tak terbawa oleh Basuki alias Ahok.
Menurutnya, jika Jokowi terus-terusan terseret oleh Ahok maka sang presiden bisa tenggelam. Sementara untuk Luhut, Rizal mengingatkan agar tidak terbawa arus Ahok jika tak mau masuk dalam lumpur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaiknya saya tak berkomentar, tanya pada Bu Susi dan Bu Siti yang masih beda pendapat," kata Rizal.
"Kebenaran akan keluar dan fakta itu tak bisa ditutup."
"Tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan. Semua aspek sudah didengar dari mulai lingkungan hidup, proyek strategis PLN, kelautan, perhubungan dan Pemprov DKI," ujar Luhut usai menghadiri rapat di Gedung Kementerian ESDM pada Rabu malam (13/9).
Luhut menyatakan aspek-aspek teknis, khususnya soal lingkungan hidup di Pulau G, secara bertahap diselesaikan. Menurutnya, aspek lingkungan hidup menjadi tugas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengawasi pengembang ke depannya.
Luhut juga menegaskan aspek masyarakat nelayan menjadi perhatian utama dalam keberlanjutan proyek ini. Masyarakat pesisir Teluk Jakarta, kata dia, dipastikan mendapatkan hak yang lebih baik.
”Para nelayan harus mendapat yang lebih baik dari sekarang, itu perintah untuk Gubernur yang harus ditindaklanjuti," ujar Luhut.
Lihat juga:Nasib Nelayan di Pulau Reklamasi |