Menurut Ahok, dia justru mendorong keputusan Sylviana maju di Pilkada Jakarta. Meski begitu, Sylviana belum pernah bicara apapun kepada Ahok terkait pencalonan dia sebagai wakil untuk Pilkada Jakarta.
“Dia (Sylviana) selalu bergerak diam-diam. Saya sudah ikuti dia. Saya sudah tahu dia ada pertemuan dari dua tahun lalu. Dia kumpulin orang Betawi, mantan pejabat. Saya sengaja. Saya dorong (dia) kok,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok sudah menghubungi Sylviana melalui aplikasi WhatsApp pagi tadi soal terpilihnya dia sebagai wakil Agus Yudhoyono, namun pesan itu belum dibalas meski menurut Ahok sudah dibaca oleh Sylviana.
Di mata Ahok, Sylviana Murni adalah sosok yang aktif dan rajin. Sylviana saat ini menjabat Deputi Gubernur DKI Bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan. Sebelumnya ia pernah menjadi wali kota Jakarta Pusat.
“Menurut saya dia aktif, rajin organisasi. Ke mana-mana dia oke," kata Ahok.
Masyarakat, kata Ahok, bisa menilai bagaimana sosok dia dan Sylviana dengan melihat video rapat-rapat yang diunggah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di situs YouTube.
Sylviana sebelumnya mengatakan akan menemui Ahok hari ini. Dia hendak minta izin dan mengundurkan diri dari jabatannya agar dapat maju di Pilkada.
Agus Yudhoyono-Sylviana Murni diusung Poros Cikeas yang terdiri dari empat partai politik, yakni Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Kebangkitan Bangsa.