Tito mengatakan petugas Divisi Profesi dan Pengamanan sudah mendapatkan keterangan dari Krishna dan dua perempuan yang diduga terlibat dalam masalah itu, yakni AW dan NW.
Ketiganya, kata Tito, menampik isu miring yang belakangan merebak di masyarakat, termasuk soal video yang menunjukkan seolah salah satu perempuan mempunyai anak dari Krishna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Krishna Murti pun menyatakan sementara seperti itu (menampik). Nanti kami akan dalami," kata Tito di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (23/9).
Bersama gambar tersebut, turut beredar dua foto. Salah satu foto menunjukkan seorang perempuan yang luka-luka. Sementara foto lainnya menunjukkan seorang perempuan sedang bersama Krishna, mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Harus Dibuktikan
Gambar-gambar itu menyebar bersamaan lewat media sosial dan layanan pesan daring. Sementara video yang saat ini diselidiki Polri baru muncul setelah isu penganiayaan mencuat.
Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, kepastian di balik video tersebut masih harus dibuktikan. "Itu yang sedang dilakukan penyelidikan itu yang dibutuhkan untuk itu, apakah berkaitan dengan anak atau bukan."
Dia menegaskan, semua kesimpulan harus mengacu pada hukum. "Tidak bisa dengan cara yang didasarkan fakta yang minim," kata Boy. (asa)