Ketua DPP Partai Hanura Dadang Rusdiana mengatakan, sanksi itu merupakan konsekuensi kader dalam berpartai. Ia berkata, terdapat peraturan organisasi yang harus dipatuhi seluruh kader.
"Jadi ketika organisasi memutuskan dukungan kepada Ahok, ya semua kader dan anggota harus mendukungnya. Yang tidak loyal, ya diberi sanksi oleh partai," kata Dadang saat dihubungi, Selasa (27/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait hal itu, Ketua DPP Partai Hanura yang juga menjabat sebagai juru bicara tim pemenangan Ahok, Miryam Handayani, menuturkan partainya tidak meributkan sejumlah kader yang diketahui mendukung selain Ahok.
Lihat juga:Pilkada Jakarta Diprediksi Dua Putaran |
Dewan Pimpinan Pusat dan Daerah Hanura, kata Miryam, sejak awal sudah mengultimatum kader dan pengurus di untuk taat terhadap instruksi untuk mengusung pasangan Ahok-Djarot.
Miryam berkata, Hanura lebih memilih fokus untuk memenangkan duet Ahok-Djarot daripada mengurus kadernya yang membelot.