"Bulan ke bulan selalu saya ikuti (perkembangan MRT) dan hari ini saya lihat langsung. Saya kira progress-nya sangat bagus sekali," kata Jokowi didampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Jumat (30/9).
Proyek MRT dicanangkan Pemprov DKI Jakarta tahun 1986. Namun pemancangan tiang pertama baru dimulai pada 2013 ketika Jokowi menjabat orang nomor satu di ibu kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Meneropong Proyek MRT di Bawah Tanah Jakarta |
"Sangat cepat. Inilah perkembangan dan progress yang ingin saya lihat," ucap Jokowi.
Pekerja menggarap pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (22/9). Saat ini Mustikabumi II atau mesin bor bawah tanah keempat proyek pembangunan MRT Jakarta dari Bundaran HI sudah menembus Stasiun Dukuh Atas dengan total panjang terowongan sekitar 678 meter. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga) |
"Dia tidak ingin cuma ngomong teori dan tidak ada kerja. Semua harus dikuasai," ucap Ahok.
Tunggu LRT
Jokowi juga memuji perkembangan proyek Light Rail Transit (LRT) rute Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Jabodebek. LRT rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun tidak lepas dari perhatiannya.
"LRT-nya Pak Gubernur DKI kira-kira akan dimulai Oktober. Tanda tangan kontrak dan langsung dimulai. Sekarang sudah land clearing, artinya sudah dimulai," tutur Jokowi.
Jokowi menyatakan akan terus memantau perkembangan proyek LRT. Ia ingin memastikan LRT sudah dapat dioperasikan saat Asian Games 2018 digelar di Jakarta.
"Kalau terlambat, saya harus tahu. Apa ada masalah pembiayaan, teknis, atau pembebasan lahan. Ini yang saya kira akan terus saya lakukan," ujarnya.
Jalur pembangunan Jabodebek terbagi tiga. Progres pembangunan lintas Pelayanan 1 Cawang-Cibubur sepanjang 14,5 kilometer telah berjalan 15 persen. Sementara lintas Pelayanan 3 Cawang-Bekasi Timur sepanjang 18,5 kilometer diklaim telah berjalan enam persen.
Sementara itu, lintas Pelayanan 2 Cawang Kuningan-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer masih dalam tahap persiapan.
(abm/asa)
Jokowi juga memuji perkembangan proyek Light Rail Transit (LRT) rute Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Jabodebek. LRT rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun tidak lepas dari perhatiannya.
"LRT-nya Pak Gubernur DKI kira-kira akan dimulai Oktober. Tanda tangan kontrak dan langsung dimulai. Sekarang sudah land clearing, artinya sudah dimulai," tutur Jokowi.
"Kalau terlambat, saya harus tahu. Apa ada masalah pembiayaan, teknis, atau pembebasan lahan. Ini yang saya kira akan terus saya lakukan," ujarnya.
Jalur pembangunan Jabodebek terbagi tiga. Progres pembangunan lintas Pelayanan 1 Cawang-Cibubur sepanjang 14,5 kilometer telah berjalan 15 persen. Sementara lintas Pelayanan 3 Cawang-Bekasi Timur sepanjang 18,5 kilometer diklaim telah berjalan enam persen.
Sementara itu, lintas Pelayanan 2 Cawang Kuningan-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer masih dalam tahap persiapan.
Pekerja menggarap pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Dukuh Atas, Jakarta, Kamis (22/9). Saat ini Mustikabumi II atau mesin bor bawah tanah keempat proyek pembangunan MRT Jakarta dari Bundaran HI sudah menembus Stasiun Dukuh Atas dengan total panjang terowongan sekitar 678 meter. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)