Kepala BPBD NTB Muhammad Rum merekomendasikan wisatawan untuk tidak berkemah dalam radius tiga kilometer dari kawah.
Sesaat setekah Barujari meletus Selasa lalu, terdapat selisih antara jumlah wisatawan yang masuk dan keluar Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jarak itu masih ditoleransi sebagai batas aman untuk berkemah," kata Rum.
"Terdeteksi 132 orang naik dan kemungkinan sudah kembali. Tetapi kami akan tetap cek silang lagi," kata Rum.
Meskipun Barujari berstatus waspada level II, aktivitas tektonik masih muncul dalam skala kecil. BPBD NTB mencatat lima gempa tektonik dalam rentang amplitudo tiga hingga 20 milimeter dengan durasi 25 sampai 105 detik.
Namun, Ardita mengatakan akan terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta Airnav Indonesia untuk memastikan keselamatan penerbangan.
Berdasarkan data TNGR, sebanyak 1.023 wisatawan berada di Gunung Rinjani saat Barujari erupsi.
Dari Pintu Sembalun terdapat 389 wisatawan yang naik ke Gunung Rinjani sejak 25-27 September 2016. Pada periode yang sama, ada 634 wisatawan masuk dari Pintu Senaru.