Menurut Tommy, Irman saat itu melaksanakan tugas sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah.
"Boleh dong (Irman telepon Djarot). Kalau gula kurang, dia telepon Dirut Bulog, bukan Dirut Telkom. Itu tugas dia sebagai anggota dewan," ucap Tommy di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (30/9).
Lihat juga:Jusuf Kalla Jenguk Irman Gusman di Rutan KPK |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tommy mengatakan, Irman lantas menyampaikan keluhannya melalui telepon kepada Djarot. "Di situ dia telepon Djarot," tuturnya.
Djarot pun menindaklanjutinya keluhan itu dengan mengirim 1.000 ton gula impor ke Sumatera Barat. Namun Djarot membantah bahwa gula itu merupakan alokasi untuk DKI Jakarta.
"Sudah (dikirim) 1.000 ton dari total 3.000 ton. Itu alokasi untuk seluruh Indonesia," ucapnya.
Selain Irman, Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto juga menjadi tersangka. Istrinya Xaveriandy, Memi, turut menjadi pesakitan pada perkara ini (abm)