Saat tiba di kantor KPK, Jakarta, Rabu (5/10), Irman mengulang pembicaraanya dengan Djarot via telepon.
"Saya mengatakan, siapa mitranya? Yang saya kenal Memi," ujar Irman.
Lihat juga:Irman Gusman Bantah Terima Uang Gula Impor |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menelepon Bulog karena ada krisis gula. Kewajiban saya sebagai wakil rakyat Sumbar untuk menelepon," ujarnya.
Lihat juga:Jusuf Kalla Jenguk Irman Gusman di Rutan KPK |
Usai berbicara dengan Irman, Djarot mengklaim langsung mencari tahu hubungan Memi dengan Bulog Regional Sumbar.
"Dia lagi daftar ikut distibutor gula. Memang dia usaha gula. Kalau enggak salah dia salah satu terbesar di Sumbar," kata Djarot.
Menurut catatan Djarot, CV Semesta Berjaya pada 30 Juni lalu memasukkan permohonan pembelian gula eks impor milik Bulog. Sekitar tanggal 6 atau 7 Juli, kata Djarot, Irman bertanya kepadanya mengapa tidak melayani permohonan Memi.
"Saya jawab, pada tanggal itu Bulog belum punya gula impor. Gula baru masuk tanggal 20 Juli," tuturnya.
Kemarin, penyidik juga menggali keterangan Irman atas dugaan kejahatan yang dilakukan dua tersangka itu. (abm/agk)