SBY akan memberi penjelasan pada Selasa (25/10) siang di kediamannya di Cikeas, Kabupaten Bogor.
Sebelumnya melalui akun Twitter resmi miliknya, @SBYudhoyono, SBY sudah memberikan penjelasan singkat. Dalam kicauannya, SBY mengatakan ia berkoordinasi dengan para mantan menteri Kabinet Indonesia Bersatu untuk mempersiapkan penjelasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulisan tersebut bertanda *SBY* yang berarti dia langsung yang menulis kicauan itu
"Yang ingin kami konstruksikan bukan hanya tindak lanjut temuan TPF Munir, tapi apa saja yang telah dilakukan pemerintah sejak November 2004," ujar Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.
Lihat juga:KontraS Minta SBY Bicara Benar tentang Munir |
Menurut Suci, seharusnya sejak dari dulu saat jadi Presiden, SBY angkat bicara soal kasus ini. Dia pun menilai langkah SBY saat ini hanya menunjukan sikap reaksionernya.
"Kok baru sekarang, seharusnya bisa jauh-jauh hari saat dia (SBY) jadi Presiden," kata Suciwati kepada CNNIndonesia.com kemarin.
Menurut Suciwati, SBY semula mengatakan akan membentuk TPF yang tak hanya menyelidiki, namun juga menyidiki. Tapi melalui Keputusan Presiden Nomor 111 tahun 2004 yang diterbitkannya, TPF hanya berwenang menyelidiki. Padahal saat itu TPF dipimpin oleh seorang jenderal polisi. (sur/agk)