Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional Ivan Ahmad Rizki Titus mengatakan, helikopter untuk pencarian dan evakuasi saat ini sudah disiapkan. Namun berdasarkan pantauan Basarnas, kondisi cuaca di lokasi sangat tidak mendukung dan sulit ditembus.
"Cuaca berawan dan penuh kabut," kata Ivan kepada CNNIndonesia.com, Senin (31/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sinyal yang terdeteksi berasal dari Emergency Location Terminal (ELT). Menurut Ivan, alat tersebut akan memancarkan sinyal saat pesawat mengalami gangguan. Sinyal ELT otomatis akan terbaca oleh Basarnas dan AirNav selaku pemantau penerbangan.
Lihat juga:Pesawat Piper Warrior Jatuh di Cilacap |
Saat hilang kontak, pesawat dalam penerbangan dari Mimika menuju Ilaga. Pesawat itu membawa pelat besi untuk membangun jembatan.
Pesawat Caribou tersebut dibeli Pemkab Puncak pada 2015. Pengoperasian pesawat tersebut diserahkan kepada maskapai Trigana Air Service.
Pesawat nahas itu baru diresmikan oleh Menteri Perhubungan Budhi Karya sekitar dua bulan lalu di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak. (sur/agk)