Tjahjo mengklaim, ia juga tidak akan beranjak dari kantornya selama demonstrasi itu berlangsung. Kantor Tjahjo berada di Jalan Merdeka Utara, salah satu kawasan yang akan terdampak unjuk rasa.
"Saya minta eselon I, II, dan III menginap, termasuk saya juga di sini," ujar Tjahjo, Kamis (3/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kantor ini kan kawasan ring satu Istana, tidak mungkin mereka berposko di kantor Mahkamah Agung. Kami buka pintu, siapkan tenda, siapkan minuman dan makanan. Kami buka 24 jam," tutur Tjahjo.
Unjuk rasa sejumlah ormas itu akan dimulai setelah ibadah salat Jumat. Sebanyak 100 ribu orang diklaim akan berpartisipasi dalam aksi tersebut.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, pemberitahuan unjuk rasa itu dibuat dan tertulis atas nama Bachtiar Nasir.
"Massa adalah masyarakat yang mendukung fatwa Majelis Ulama Indonesia. Suranya sudah diterima," kata Boy, Rabu kemarin.