Dua jenderal itu menemui Rizieq di Gedung Bareskrim saat ia diperiksa sebagai saksi kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Saya tanyakan lagi tentang rute, yang bersangkutan menyampaikan sesuai dengan komitmen," kata Iriawan di Bareskrim, Komplek Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, rute yang dijanjikan adalah massa bergerak dari Masjid Istiqlal setelah salat Jumat. Dari sana, massa akan bergerak jalan kaki melewati Hotel Borobudur, Pejambon, Gereja Immanuel, Bareskrim, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Balai Kota, dan berakhir di Istana Presiden.
"Kami akan kawal, akan layani demo tersebut karena dari seluruh kota termasuk yang mengikuti," kata Iriawan.
Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto dalam kesempatan yang sama mengatakan, kedatangan Thedy dan Iriawan juga untuk mengecek kesiapan Bareskrim menjelang demonstrasi.
"Beliau mengecek kesiapan di sini sudah sampai sejauh mana, dalam artian pemeriksaan Habib (Rizieq). Kemudian juga menyampaikan rencana kegiatan besok," kata Ari.
Menurutnya, proses hukum masih terus berjalan. Saat ini penyidik sedang memastikan apakah telah terjadi pelanggaran pidana pada ucapan Basuki itu.
Selain itu, dia juga menyampaikan proses tersebut terpengaruh dengan faktor-faktor eksternal, maupun kondisi jelang pemilihan kepala daerah. (sur/asa)