Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, orang yang diduga menjadi provokator diketahui setelah penyidik memeriksa sejumlah orang yang telah ditangkap sebelumnya.
Dari keterangan 15 orang yang sempat ditahan pada Jumat malam itu, mereka menyebutkan nama aktor yang diduga menggerakkan massa. Namun Awi belum bisa menyebutkan otak pelaku yang dimaksud itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumat malam itu, ribuan warga asal kampung Luar Batang dan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara turun ke jalan. Mereka melakukan kericuhan dan penjarahan di sepanjang Jalan Gedong Panjang, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut belangsung hingga Sabtu dini hari.
Massa sempat dipukul mundur oleh aparat. Namun mereka memutuskan kembali ke kawasan Luar Batang. Massa semakin bertambah dan berkerumun di sepanjang Jalan Gedong Panjang, tepatnya di depan Gang Masjid Luar Batang.
Massa yang melihat kejadian itu berang dan mengejar mobil. Sambil melakukan pengejaran, mereka merusak fasilitas umum. Halte Busway Pakin jadi salah satu sasaran amuk massa. Mereka juga merusak toko yang ada di pinggir jalan. Salah satu mnimarket dibobol dan dijarah isinya.
Polisi awalnya berusaha membubarkan massa namun karena jumlah, polisi yang justru terdesak.
Wilayah sepanjang Jalan Gedong Panjang dikuasai. Kekacauan makin menjadi-jadi di kawasan tersebut. Mereka bahkan melakukan pembakaran toko Aneka Mesin alat berat.
Polisi berusaha mendesak massa untuk bubar usai mendapat tambahan personel dan mobil water canon. Namun jumlah personel kepolisian masih kurang dibandingkan massa. Mereka kembali dipukul mundur.
Sementara massa yang mengamuk makin beringas. Mereka membakar sepeda motor milik aparat kepolisian dan wartawan. Mereka juga membakar ban dan merusak pos polisi.
Jumlah personel kepolisan ditambah lagi dengan skala yang lebih besar. Kali ini dibantu dengan Marinir. Aparat mengejar massa hingga ke Pelabuhan Muara Baru. Polisi juga menyisir rumah warga di Luar Batang untuk menangkap beberapa orang yang diduga sebagai provokator. Sebanyak 15 orang ditahan.