Iriawan alias Iwan Bule dituding menghasut sekelompok pedemo memukuli anggota HMI pada unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan, Jumat pekan lalu. Laporan HMI tercatat dalam surat pengaduan Propam bernomor SPSP2/3584/XI/2016/BAGYANDUAN.
Kuasa hukum HMI Muhammad Syukur Mandar mengatakan, laporan kliennya didasarkan pada sebuah video yang merekam dugaan hasutan Iriawan. Rekaman tersebut beredar di media sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pernyataan itu kami duga mengandung unsur penghasutan karena dia menyampaikan 'pukuli HMI, itu provokator'," ujar Syukur di Mabes Polri, Jakarta, siang tadi.
Tak hanya dari pihak HMI, sebagian saksi itu berasal dari beberapa organisasi masyarakat yang turut menjadi peserta unjuk rasa menentang penodaan agama.
Lihat juga:HMI Bantah Jadi Dalang Ricuh Demo 4 November |
Pada upacara pelantikannya, Iriawan mengaku mendapatkan tugas utama menjaga keamanan Jakarta jelang, selama dan sesudah pilkada 2017.
"Kami akan all-out penanganan pilkada wilayah Jakarta. Intinya bagaimana suksesnya pilkada tersebut, kalau ibu kota aman terkendali, itu barometer dari pilkada secara keseluruhan," kata Iriawan ketika itu.