"Hingga kini belum ada peningkatan status, status Gunung Kerinci masih waspada level II," katanya saat dihubungi ANTARA, Minggu (20/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Status waspada level II Gunung Kerinci (3.805 MDPL) yang terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat itu, tidak berubah sejak 2007. Meskipun demikian, beberapa hari terakhir, Kerinci terus mengeluarkan asap tebal dan terjadi guncangan vulkanik.
Sementara itu, Pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi menginformasikan bagi wisatawan yang akan mendaki Gunung Kerinci agar berkoordinasi dengan pihak Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) setempat.
"Kami informasikan agar wisatawan berkoordinasi dengan petugas TNKS di pos pendakian R10, mengingat sehari sebelumnya aktivitas Gunung Kerinci mengeluarkan asap pekat," kata Guntur. (antara/les)