Keluarkan Asap Tebal, Pendaki Dilarang Dekati Gunung Kerinci

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Senin, 21/11/2016 05:24 WIB
Keluarkan Asap Tebal, Pendaki Dilarang Dekati Gunung Kerinci Gunung Kerinci terus mengeluarkan asap tebal dan terjadi beberapa guncangan vulkanik. Warga dan pendaki dilarang mendekat hingga radius 3 km. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Kerinci Indra, menegaskan bahwa status gunung api tersebut masih waspada level II. Oleh sebab itu, pendaki dilarang mendekati bibir kawah radius tiga kilometer.

"Hingga kini belum ada peningkatan status, status Gunung Kerinci masih waspada level II," katanya saat dihubungi ANTARA, Minggu (20/11).

Sehari sebelumnya, Indra menyebut, terjadi peningkatan aktivitas di Gunung Kerinci yang terpantau mengeluarkan asap kelabu tebal mencapai ketinggian 600-800 meter.


"Selain itu sehari sebelumnya juga terekam tujuh kali guncangan vulkanik dalam dan dangkal," jelas dia.

Status waspada level II Gunung Kerinci (3.805 MDPL) yang terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Barat itu, tidak berubah sejak 2007. Meskipun demikian, beberapa hari terakhir, Kerinci terus mengeluarkan asap tebal dan terjadi guncangan vulkanik.

Atas alasan itu, pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar pendaki atau pun masyarakat di sekitar Gunung Kerinci tidak mendekati kawah gunung hingga radius tiga kilometer.

Sementara itu, Pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi menginformasikan bagi wisatawan yang akan mendaki Gunung Kerinci agar berkoordinasi dengan pihak Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) setempat.

"Kami informasikan agar wisatawan berkoordinasi dengan petugas TNKS di pos pendakian R10, mengingat sehari sebelumnya aktivitas Gunung Kerinci mengeluarkan asap pekat," kata Guntur. (ANTARA/les)