Namun rencana mereka untuk menginap di area tersebut batal karena kawasan tersebut memang dilarang untuk di masuki saat malam hari.
Mereka berencana tidur di kawasan Monas dengan alat seadanya. Pagi harinya akan dilanjutkan dengan rangkaian acara Aksi Bela Islam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fajhulah bersama teman-temanya datang ke Jakarta dengan menumpang kereta api rel listrik. Butuh waktu sekitar tiga jam baginya untuk tiba di Monas.
Kawasan Monas memang hanya diperuntukan bagi masyarakat umum saat siang harri. Terlebih saat akan digunakan untuk Aksi Bela Islam di mana kawasan ini mulai disterilkan.
Sejak sore, panggung raksasa disiapkan untuk acara tersebut. Selain petugas keamanan, beberapa orang yang diizinkan masuk kawasan Monas hanya yang berkepentingan menyiapkan fasilitas acara.
Beberapa kendaraan untuk menyediakan air minum, air wudlu, peralatan obat-obatan, dan kendaraan taktis juga telah disiapkan sejak malam.
Alas untuk acara doa bersama dan shalat Jumat berjamaah juga sudah digelar lengkap dengan tempat wudlu yang melingkari Monas.
Pengamanan dilakukan ketat oleh aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Acara doa bersama 2 Desember 2016 rencananya akan digelar di Monas mulai Jumat pagi dengan pembacaan dzikir, shalawat, hingga diakhiri shalat Jumat berjamaah.