Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya F.H. Bambang Soelistyo mengatakan upaya pencarian korban pesawat baling-baling itu sekitar 300 perseonel. Pemantauan udara juga akan dilakukan lewat helikopter Basarnas
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan terakhir kali bertemu korban saat Lebaran Idul Adha. "Sebenarnya bapaknya mau ke Palembang. Namun ada kejadian ini," kata dia.
Ia mengatakan jika nanti Eri sudah ditemukan ingin dibawa ke kampung halamannya di Blora, Jawa Tengah.
Sebelumnya, sebanyak tiga kantung jenazah sudah tiba di RS Bhayangkara di Kota Batam untuk diidentifikasi lebih lanjut.
"Tiga kantung itu belum bisa disebut berisi tiga jenazah karena harus diidentifikasi lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga, seperti dikutip Antara, Minggu (4/12) malam.
Ia mengatakan yang pasti sampai saat ini tim baru bisa menemukan satu jenazah dan telah dibawa menuju Batam. Kapal yang membawa jenazah korban berlayar ke Batam pada pukul 8.00 WIB.
Seperti diberitakan, pesawat baling-baling itu hilang kontak di Perairan Lingga, Kepulauan Riau. Sejatinya pesawat itu akan melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam.