"Selama itu ada izin, tentu tak boleh pembubaran seperti itu," kata Kalla saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (7/12).
Dia menyoroti masalah toleransi dalam isu keagamaan yang selama ini jadi bahasan. Menurut Kalla, kejadian pengusiran tersebut telah mencoreng nilai toleransi beragama yang ada di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyesalkan aksi pembubaran acara KKR Natal di Gedung Sabuga.
Melalui akun media sosial Facebook dan Twitter resmi miliknya, Ridwan menyatakan permintaan maaf atas situasi yang dia anggap tidak perlu terjadi itu.
"Pemkot Bandung memohon maaf atas ketidaknyamanan dan semoga di masa depan koordinasi kegiatan ini bisa dilakukan dengan lebih baik oleh semua pihak," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu. (pmg/gil)