Konfirmasi peristiwa itu dikonfirmasi Kepala Subdit Penum Divisi Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Komisaris Sri Sumarsih, kepada CNNIndonesia.com, melalui sambungan telepon dari Jakarta.
Sri menuturkan pertemuan antara FUI dan manajemen FUI berlangsung damai, tanpa kericuhan. "Permintaan FUI itu sudah diterima Humas UKDW. Telah terjadi komunikasi yang baik di antara kedua pihak," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari itu, Sri menyebut kepolisian tidak menyertakan wakilnya pada pertemuan itu. Ia berkata, ini adalah pertama kalinya FUI menyatakan keberatan mereka kepada UKDW.
Selain fakultas teologi, universitas yang berada sekitar dua kilometer dari Tugu itu memiliki fakultas teknologi informasi, arsitektur, bisnis, bioteknologi, kedokteran dan pendidikan bahasa Inggris.
Sementara itu, FUI pernah terlibat pada pembubaran kegiatan budaya di Yogyakarta, seperti pemutaran film Senyap di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM dan Institut Seni Indonesia, Desember 2015.