Untuk menembus kumpulan massa yang berada di depan gedung pengadilan, kepolisian menyertakan kendaraan barracuda dalam iring-iringan kenderaan Basuki alias Ahok.
Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana menyebut polisi tidak memasukkan Ahok ke dalam barracuda agar dapat menghindari massa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka membawa atribut seperti bendera. Kelompok massa itu juga berorasi menggunakan pengeras suara, meneriakkan yel-yel mendesak penegak hukum menahan Ahok.
Sebelumnya, saat membacakan nota keberatannya, Ahok menangis hingga harus diberikan tisu oleh salah satu petugas pengadilan.
“Sebagai orang yang hidup di lingkungan agama Islam, sangat tidak mungkin saya menghina agama Islam dan menghina ulama,” kata Ahok saat membacakan nota keberatan.
“Yang saya sampaikan adalah kenyataan yang sungguh-sungguh terjadi. Saya harap bisa membuktikan tidak ada niat saya untuk melakukan penistaan terhadap agama Islam,” ujar Ahok. (abm/yul)