“Tim investigasi sudah ada di Wamena untuk melakukan investigasi, kita tunggu saja hasilnya,” ujar Gatot dalam keterangan persnya di Malang, Jawa Timur, Senin (19/12).
Gatot pada kesempatan tersebut memberikan penghormatan terakhir kepada 13 jenazah korban jatuhnya pesawat Hercules di Hanggar Skuadron 32 Lanud Abdulrachman Saleh, dini hari tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot juga mengatakan, TNI akan tetap memberikan perhatian besar terhadap keluarga yang ditinggalkan, termasuk memberi ruang lapangan kerja bagi istri korban yang belum memiliki pekerjaan. "Sehingga dengan bekerja bisa melupakan kesedihan ini,” ujar Gatot.
"Sejak awal Presiden RI sudah menegaskan bahwa ke depan untuk pengadaan pesawat terbang, semuanya harus baru. Bagitu Presiden RI menginstruksikan, harus saya laksanakan," ujar Gatot.
Gatot menjelaskan bahwa dengan kondisi geografi Indonesia, TNI AU masih membutuhkan pesawat Hercules dalam jumlah banyak untuk mendukung kekuatan udara di wilayah Indonesia. “Pasti ada penambahan Alutsista, kami masih perlu banyak Hercules. Untuk jenis pesawatnya dan apa yang diperlukan ada tim tersendiri nanti,” kata Gatot tanpa menjelaskan lebih detail. (gil)