Rusdi tampak di Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.45 WIB. “Panggilan yang saya terima pada Jumat pagi itu buat tersangka yang sama dengan panggilan buat pak Said Iqbal sebelumnya,” kata Rusdi kepada wartawan, Senin (19/12).
Sebelumnya polisi telah meminta keterangan dari Ketua KSPI Said Iqbal. Said dimintai keterangan terkait dugaan makar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya tak pernah hadir di Universitas Bung Karno,” katanya. Polisi kerap menyebut pertemuan di kampus UBK terkait dengan perencanaan makar.
“Kami juga bingung kalau buruh dikaitkan dengan makar,” kata dia.
Lihat juga:Permadi Bantah Pertemuan di UBK Bahas Makar |
"Hari ini kami periksa Sekjen dari GSI, Pak Syahrudin terkait Bu Ratna Sarumpaet," ujar Argo.
Diketahui, Ratna Sarumpaet merupakan ketua Gerakan Selamatkan Indonesia. Selain Ratna, Ahmad Dhani juga masuk dalam kepengurusan GSI.
Pada Jumat (16/12), Subdirektorat Kemanan Negara Direktorat Kriminal Umum juga telah melakukan pemeriksan terhadap anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi sebagai saksi dari aktivis politik Sri Bintang Pamungkas. Pemeriksaan itu juga berkaitan dengan dugaan makar
Polisi menetapkan 10 tersangka dugaan makar pada 2 Desember lalu, yakni Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Rizal, dan Jamran.
Polisi juga menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus penghinaan kepada presiden. Selain itu polisi menetapkan Hatta Taliwang sebagai tersangka penyebar kebencian berbau isu SARA. (yul)