"Kasus jambret, perampokan, curanmor dan penganiayaan pada masa libur diprediksi akan meningkat," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul Selasa (27/12) di Mabes Polri.
Peningkatan kasus kejahatan konvensional di pengujung tahun terjadi karena kebiasaan orang yang berpergian saat liburan. Selain itu, saat pergantian tahun, banyak masyarakat merayakannya dengan beragam acara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa titik yang jadi fokus pengawasan petugas, menurut Martinus, adalah bandar udara, pelabuhan dan stasiun.
Travel Advice Inggris dan Australia
Terkait dengan saran berpergian (travel advice) yang dikeluarkan Inggris dan Australia pada warganya, Polri akan menjadikannya sebagai salah satu informasi.
Martinus menilai itu merupakan hal wajar yang dilakukan sebuah negara untuk melindungi warganya. "Informasi itu bagi kami tentu akan kami kelola dengan melakukan satu upaya peningkatan keamanan," kata Martinus
Bali merupakan salah satu daerah yang tidak disarankan oleh Inggris dan Australia untuk tidak dikunjungi.
Menurut Martinus, dua negara itu mendapat informasi dari sumber yang terbuka mau pun tertutup. Oleh karena itu mereka bisa membuat kesimpulan untuk memberikan saran. Yang jelas, Polri berkomitmen untuk menjaga keamanan di Indonesia saat malam tahun baru dan tahun baru.
"Kami pastikan Bali harus bisa aman, bisa terkendali situasinya," kata Martinus. (sur/rdk)