Kepala Subdirektorat IV Tipiddum Bareskrim Polri Komisaris Ferdy Sambo mengatakan Andi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) karena diduga telah mempekerjakan sejumlah perempuan asal Indonesia sebagai pekerja seks komersial di Hotel Sibu, Sarawak, Malaysia.
Sejauh ini, ia menambahkan, polisi telah mengamankan empat perempuan yang diduga menjadi korban Andi. Mereka berinisial R (24), LC (21), KN (22), dan DWS (33).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menerima laporan dugaan TPPO yang dilakukan Andi, Dittipiddum Bareskrim Polri berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Malaysia, dan Polda Kalimantan Barat untuk pemulangan korban dan tersangka.
Kedua korban diiming-imingi gaji besar sebagai pelayan restoran di Malaysia. Namun, sesampainya di Malaysia, NIM dan NR malah diperkerjakan sebagai penjaja seks.
Dalam sehari, NIM dan NR harus melayani hingga tujuh tamu tanpa digaji. Korban NR berhasil kabur dan langsung menghubungi keluarganya di Indramayu.