"Dengan kenyamanan ini segala proses korupsi menjadi tampak tidak korupsi. Mereka sudah saling tahu dan kenal," ujar Feri dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (13/1).
Dari data tersebut, Feri semakin meyakini dinasti politik turut melanggengkan praktik korupsi. Ia menilai partai politik berperan besar pada tumbuhnya dinasti politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keluarga yang menguasai kedudukan penting di parpol akan memutuskan siapa yang menjadi kader hingga kepala daerah," kata dia.
Lihat juga:Pilkada Jakarta dan Ancaman Dinasti Politik |
Peneliti ICW Almas Sjafrina mengatakan, kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Klaten dan Banten merupakan contoh keberadaan dinasti politik. Ia mengatakan, Bupati Klaten Sri Hartini yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan istri dari mantan Bupati Klaten periode 2000-2005, Haryanto Wibowo.
Sementara Haryanto sempat digantikan Sunarna dengan posisi wakil bupati saat itu, Sri Hartini. Sedangkan Sunarna adalah suami dari Sri Mulyani, wakil bupati dari Sri Hartini saat ini.
Lihat juga:Politik Dinasti dan Potensi Korupsi |
Adik Atut yakni Ratu Tatu Chasanah dipilih menjadi Bupati Serang. Sementara menantunya, Adde Rossi Khoerunnisa, terpilih menjadi Wakil DPRD Banten.
"Ketika eksekutif dan legislatif dipegang satu dinasti akan muncul masalah baru. Keputusan yang diambil tidak akan mempertimbangkan keseimbangan karena penuh kepentingan," tutur Alma.
Di antaranya yakni anak Atut, Andika Hazrumy yang turut maju dalam pemilihan sebagai wakil gubernur Banten, anak Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin yakni Dodi Reza mencalonkan diri sebagai Bupati Musi Banyuasin, istri wali kota Cimahi Itoc Tochija yakni Atty Suharti mencalonkan diri sebagai wali kota Cimahi.
Belakangan Atty ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan Pasar Atas Baru tahap II pada 2017.
"Di sini kekuatan masyarakat harus muncul. Masyarakat harus mawas diri, jangan sampai karena alasan kekerabatan mereka memiliki pemimpin yang sudah disangka kasus korupsi," ucapnya.