Juru bicara DPP FPI Slamet Maarif membantah pernyataan Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan yang menyebut pentolan FPI Rizieq Shihab telah menyerobot tanah milik Perusahaan Hutan Negara Indonesia (Perhutani) di dekat kediamannya, Megamendung, Bogor.
"Tidak ada, ngarang dia, semua ada izinnya, (Polisi) jangan jadi provokator, " kata Slamet kepada CNNIndonesia.com, Kamis (26/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi sebagai penegak hukum gunakan aturan yang ada, cek dulu yang betul, tanya ke lurahnya, tanya Perhutani, tanya gubernur dulu. Itu terlalu mengada-ada," kata Slamet.
Lihat juga:Hobi Lapor Polisi Jelang Pilkada DKI |
"Kami masih menyelidiki, itu baru dugaan. Itu tanah Perhutani dengan alamat di dekat kediaman (Rizieq)," ujar Anton saat ditemui di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, kemarin.
Anton tidak menjelaskan secara rinci soal dugaan penyerobotan tanah pemerintah oleh Rizieq. Dia mengatakan, informasi detail mengenai dugaan tersebut masih didalami oleh kepolisian.