"Kami jelaskan aksi kami 212 adalah asli super damai, aksi yang tidak menghendaki kerusuhan, yang tidak bertujuan menggulingkan kekuasaan. Aksi ini murni aksi unjuk rasa Umat Islam soal penistaan agama," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/2).
Selain Bachtiar, pemimipin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan juru bicaranya Munarman juga ikut diperiksa. Ketiganya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi tersangka dugaan makar, Rachmawati Soekarnoputri. Bachtiar dicecar 27 pertanyaan oleh penyidik.
Lihat juga:Rizieq: Kami Kooperatif Ikuti Proses Hukum |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bachtiar mengapresiasi langkah polisi yang telah melakukan pemeriksaan terhadap mereka. Alasannya, polisi telah berupaya untuk mengklarifikasi dugaan yang selama ini beredar jika massa aksi 212 ingin digunakan untuk pemufakatan jahat.
Aksi pendukung Rizieq Shihab diguyur hujan. (CNN Indonesia/Filani Olyvia) |
Lihat juga:Demo Massa FPI Diguyur Hujan Lebat |
"Anda luar biasa. Meski harus berhujan-hujanan, tapi Anda tetap bertahan untuk bela agama," serunya kepada massa.
Dalam orasi singkatnya, Rizieq juga menegaskan bahwa rangkaian Aksi Bela Islam #411 dan #212 lalu bukanlah rencana makar.
Setelah berdoa bersama, massa pendukung FPI membubarkan diri secara damai. Sebagian orang kembali ke Masjid Al-Azhar dengan pengawalan sejumlah aparat kepolisian. Sementara lainnya, masih berjaga di sekitar lokasi demo untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan.
Lihat juga:Rizieq Shihab Membantah Tudingan Makar |
Aksi pendukung Rizieq Shihab diguyur hujan. (CNN Indonesia/Filani Olyvia)