logo CNN Indonesia

Kemensos Targetkan 7 Juta Bantuan PKH pada 2018

, CNN Indonesia
Kemensos Targetkan 7 Juta Bantuan PKH pada 2018
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Sosial menargetkan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) mencapai 7 juta keluarga pada 2018. Jumlah ini bertambah dari 6 juta keluarga pada 2016 dengan anggaran Rp3,1 triliun.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tambahan 1 juta penerima PKH akan diajukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017.

"Untuk PKH, kami baru cover 6 juta keluarga. Kami akan ajukan dalam APBNP 2017 untuk tambah 1 juta lagi," ujar Khofifah saat kunjungan di Manado, Sulawesi Utara, kemarin, Jumat (3/2).

PKH merupakan program perlindungan sosial dengan memberikan bantuan pada keluarga yang berkategori sangat miskin.

Khofifah mengatakan, keefektifan PKH dapat dilihat dari konsumsi keluarga yang meningkat dari 79 persen ke 90 persen dari garis kemiskinan. Menurutnya, PKH telah berkontribusi besar dalam penurunan angka kemiskinan di Indonesia.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2016, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 27,76 juta orang atau 10,70 persen. Jumlah ini berkurang 0,75 juta orang dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 28,51 juta orang atau 11,13 persen.

"Harapan kami dengan penambahan jumlah penerima bantuan ini bisa mengurangi angka kemiskinan yang cukup signifikan," katanya.

Dalam penyaluran PKH di kota Manado, Sulawesi Utara, Khofifah menuturkan, ada 6.034 keluarga yang akan mendapatkan bantuan nontunai secara bertahap. Jumlah tersebut bertambah sebanyak 2.884 dari 3.150 keluarga penerima pada 2016 di Manado.

Bantuan, kata dia, akan dicairkan sebanyak empat kali dalam setahun. Pencairan tahap pertama dimulai pada minggu ketiga bulan Februari 2017.

Tak hanya di Manado, bantuan juga akan dibagikan kepada 6 juta keluarga lainnya di Indonesia. Nantinya, lanjut Khofifah, sistem bantuan nontunai akan dilakukan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sementara saat ini, pencairan bantuan masih dilakukan secara tunai melalui PT Pos Indonesia.

Ia meminta keluarga penerima untuk memanfaatkan bantuan dengan baik. Sambil berseloroh, Khofifah mengimbau agar bantuan itu tak digunakan untuk membeli kebutuhan pribadi seperti pulsa atau rokok.

"Jangan untuk beli pulsa dan rokok ya, ibu-ibu. Ini pesan dari pak presiden. Kalau ketahuan, maka akan dicabut," tuturnya.

Khofifah menjelaskan, salah satu syarat penerima PKH adalah ibu hamil atau yang memiliki anak sekolah. Besaran dana PKH untuk anak sekolah pun bervariasi, yakni sebesar Rp450 ribu untuk siswa SD, Rp750 ribu untuk siswa SMP, dan Rp1 juta untuk siswa SMA sederajat. Sementara itu, besaran dana PKH untuk ibu hamil dan balita sebesar Rp1,2 juta.

Selain di kota Manado, Kemensos juga memberikan bantuan sosial senilai Rp11,3 miliar bagi 2.233 keluarga di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara. Bantuan ini terdiri dari PKH senilai Rp4,2 miliar, bantuan lanjut usia senilai Rp120 juta, beras sejahtera (rastra) Rp6,8 miliar, dan bantuan sosial hibah dalam negeri Rp78 juta.

Sebelumnya, bantuan rastra juga diberikan kepada 5.510 keluarga di kota Kotamobagu, Sulawesi Utara dengan total nilai Rp9,1 miliar. Rastra, yang dulu bernama raskin, merupakan subsidi pangan dari pemerintah untuk masyarakat ekonomi lemah. Penerima bantuan akan mendapatkan 15 kilogram beras tiap bulan dengan biaya tebus Rp1.600 per kilogram.

Khofifah menjamin rastra yang ada di gudang-gudang Bulog saat ini telah berkualitas baik. Ia mengungkapkan, indikator beras dengan kualitas baik di antaranya adalah tidak bau apek, tidak berwarna kuning, tidak berkutu, tidak berbatu atau berjamur, dan tidak pecah-pecah.

"Kalau sampai ada yang menerima rastra berkualitas jelek, langsung saja tukar ke gudang Bulog dalam tempo waktu 1x24 jam," ucapnya.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video